5 TEKNIK TRADING JESSY LIVERMORE

10/26/2025 — mahmud yunus, Saham Bagus TeamMarket

Ada beberapa teknik dalam trading saham. Kini, saat ini kita melihat dan bisa menganalisis pergerakan ekonomi dan saham yang saling berkaitan. Ada seorang tokoh trader saham paling fenomenal di dunia. Perjalanannya sarat akan nilai dan pengalaman yang patut dijadikan rujukan oleh para trader saham dewasa ini.

Ia tak lain adalaj Jesse Livermore, seorang pedagang saham asal Amerika yang legendaris dan terkenal di awal abad ke-20. Ia dijuluki “Raja Spekulan” dan “Beruang Besar Wall Street”.

Ia dikenal karena kemampuannya memprediksi tren pasar dan menghasilkan keuntungan besar, terutama saat keruntuhan pasar tahun 1929. Livermore memulai kariernya dari bawah dengan menjadi pencatat harga saham, dan dikenal sebagai pelopor perdagangan harian dengan menggunakan analisis teknis, meskipun pada akhirnya ia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena masalah keuangan dan pribadi.

Livermore memulai karier perdagangannya pada usia 14 tahun sebagai pencatat harga saham di sebuah perusahaan pialang di Boston. Dengan penuh ketekunan, keteliatan dan daya tahan yang luar biasa, ia sukses menjadi salah satu pedagang terkaya di dunia, terutama setelah meraup keuntungan besar saat pasar saham anjlok pada tahun 1929.
Livermore menggunakan teknik tradings aham yang dokenal dengan istilah “tape reading” (membaca arus pesanan dan pergerakan harga) untuk mengidentifikasi tren dan pola. Tak hanya itu, ia pun dikenal dengan perumusan metode dan aturan trading, termasuk prinsip mengikuti tren dan disiplin emosional .
Nah, berikut adalah teknik trading saham ala Jesse Livermore, sang legendaris trader saham yang sukses dan hebat itu.

1. Tunggu Bull Market.
2. Identifikasi 1 atau 2 Sektor Pendorong Utama Bull Market.
3. Pilih 1 atau 2 Emiten di Kategori Sektor Pendorong Utam Bull Market.
4. Menunggu Major Breakout Ditandai dengan kenaikan volume transaksi trading yg tinggi di hari itu.
5. Action buy cepat dan tepat pada Emiten yang breakout itu.
Itulah bedanya antara trader amatir dengan trader profesional. Trader amatir setiap hari ambil posisi seperti seorang Penjudi. Trader Profesional sabar, menunggu momen yang tepat, terus menunggu sampai mendapat waktu entry yang tepat.

Saat mau membeli atau buy Emiten Betlemen Steel, Jessy hanya menunggu selama 6 minggu di jendela kantornya tanpa melakukan apa apa sambil. Mengamati market. Baru setelah terjadi konfirmasi Major Breakout, dia langsung membeli dan menjadikan Betlehem steel sebagai cuan terbesarnya.


Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *