Bank Central Asia (BCA) mencatat pertumbuhan pembiayaan hijau tertinggi dengan peningkatan 14,5% YoY menjadi Rp113 triliun pada 2025, didukung oleh sektor kendaraan listrik dan energi terbarukan. Bank Mandiri menempati posisi kedua dengan pembiayaan hijau mencapai Rp166 triliun, tumbuh 11,40% YoY, terutama disalurkan ke sektor pertanian berkelanjutan dan produk ramah lingkungan. Bank Negara Indonesia (BNI) menyalurkan kredit hijau sebesar Rp78 triliun, tumbuh 6,26% YoY, dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam hayati dan energi terbarukan, serta menerbitkan Sustainability Bond senilai Rp5 triliun.