JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan hari ini didorong sentimen positif dari bursa global dan regional.
Penguatan indeks Wall Street dan berlanjutnya aksi beli investor asing menjadi sentimen positif bagi IHSG, menurut riset D’Origin Advisory.
Selain itu, riset D’Origin Advisory menilai penambahan sejumlah nama baru dalam indeks Morgan Stanley Capital International
juga turut menjadi sentimen positif bagi IHSG—yang telah membentuk pola BOS (Break of Structure).
“Menurut kami, IHSG pada hari ini diperkirakan menguat, dengan resistance di area 8.440-8.480 dan support di 8.320-8.380,” tulis riset D’Origin Advisory.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh CGS International Sekuritas Indonesia. Dalam riset yang disampaikan hari ini, analis CGS International menekankan penguatan di Wall Street dan akumulasi investor asing di pasar saham Indonesia bakal jadi katalis positif bagi IHSG.
Meskipun demikian, pelemahan harga komoditas energi dinilai jadi sentimen negatif bagi IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.355/8.305 dan resist 8.460/8.510,” jelas analis CGS International.
Sementara itu riset analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG secara teknikal telah berada di atas level MA5. Namun indikator MACD masih menunjukkan potensi pembentukan Death Cross.