Beberapa emiten seperti BIPI, IMPC, OASA, dan SOFA telah mulai menggarap proyek pembangkit listrik tenaga sampah, sementara Danantara akan mengumumkan lelang waste‑to‑energy untuk tujuh lokasi prioritas dengan target operasional paling lambat April 2026. Danantara telah menyeleksi 24 perusahaan asing, mayoritas asal Cina, yang wajib membentuk konsorsium bersama mitra lokal untuk berpartisipasi dalam lelang tersebut. PT TBS Energi Utama (TOBA) masih meninjau peluang investasi di proyek PLTSa Danantara, lebih mengutamakan proyek yang sudah berjalan dan ekspansi regional, serta mengidentifikasi tantangan regulasi daerah dan isu sosial sebagai hambatan utama.