Katadata.co.id- Bank Indonesia mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan domestik sebesar Rp 14,08 triliun pada pekan pertama Desember. Mayoritas dana tersebut masuk melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Kinerja pasar saham juga ditutup positif yang ditandai dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar. Membaiknya sentimen investor juga tercermin dari penurunan premi risiko investasi atau CDS Indonesia. Meskipun IHSG menguat, rata-rata volume dan nilai transaksi harian di bursa saham justru mengalami penurunan signifikan selama sepekan. Penurunan ini kontras dengan peningkatan yang terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian.
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp 14,08 triliun pada pekan pertama Desember yakni periode transaksi 1-4 Desember 2025. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan jumlah investor asing lebih banyak memborong Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan nilai Rp 10,92 triliun. Di pasar modal, investor asing tercatat memborong saham sebanyak Rp 2,11 triliun. Selanjutnya mereka menambah koleksi Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak Rp 1,06 triliun. Adapun sejak awal tahun ini hingga 4 Desember 2025, modal asing keluar bersih di pasar saham Rp 27,93 triliun , SBN Rp 2,79 triliun, dan SRBI Rp 122,14 triliun.