Bisnis.com, JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) membukukan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Emiten energi bersih terafiliasi Grup Astra ini mengungkap, kontrak jangka panjang dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi strategi kunci dalam memastikan pundi-pundi pendapatan perusahaan stabil. Direktur Utama ARKO Aldo Artoko mengatakan tiga proyek perseroan yang sudah beroperasi yakni pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Cikopo di Garut, Jawa Barat, PLTA Tomasa dan PLTA Yaentu di Poso Sulawesi Tengah telah menjalin kontrak dengan PLN selama 15 hingga 25 tahun. Bahkan, dalam kontrak terbaru yang dijalin perseroan pada 10 September 2025 melalui anak usaha PT Nosu Hydro dengan PLN, perseroan mengantongi perjanjian jual beli tenaga listrik (power purchase agreement/PPA) untuk PLTA Pongbembe di Sulawesi Selatan selama 30 tahun terhitung sejak commercial operating date (COD). “Jadi bukan tiap tahun kita harus pusing mencari source of revenue, tapi sekali kita menandatangani satu kontrak, kontrak tersebut akan berlangsung selama 30 tahun, sehingga cash flow untuk investor dan shareholders kita sudah terjamin selama 30 tahun ke depan untuk satu kontrak tersebut,” ujar Aldo dalam online publix expose, Selasa (25/11/2025).