Gelombang IPO Sepi, Sejumlah Calon Emiten Tahan Rencana Melantai di Bursa

02/24/2026 — Market
Gelombang IPO 2026 diprediksi lebih sepi; BEI mencatat delapan calon emiten yang menanti pencatatan, namun banyak di antara mereka menunda karena kekhawatiran atas aturan baru free‑float serta ketidakpastian regulasi. OJK, BEI, dan KSEI memperketat persyaratan pasar modal: minimum free‑float naik menjadi 15 %, laporan kepemilikan saham >1 % akan diterbitkan tiap bulan, dan klasifikasi investor...
Baca Selengkapnya →

Pantau, Tiga Saham Direkomendasikan Buy on Weakness Hari ini

02/23/2026 — Market
KABARBURSA.COM – Strategi buy on weakness kembali menjadi pendekatan yang disorot analis dalam perdagangan hari ini, Senin, 23 Februari 2026. Sejumlah saham direkomendasikan untuk akumulasi bertahap pada area pelemahan dengan tetap memperhatikan level support dan batas risiko. Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut terdapat tiga saham yang...
Baca Selengkapnya →

Jual Lahan 149 Ha Rp1,6 Triliun, BKSL Perkuat Keuangan

02/23/2026 — Market
KABARBURSA.COM – PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan penjualan lahan seluas sekitar 149 hektare kepada Grup Genting senilai kurang lebih Rp1,6 triliun pada Desember 2025. Dana tersebut memperkuat posisi kas internal dan digunakan untuk mempercepat pelunasan sisa kewajiban Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Manajemen menyatakan transaksi tersebut mendorong likuiditas dan...
Baca Selengkapnya →

IHSG Berpeluang Naik, Saham ANTM, CPIN hingga MYOR Jadi Direkomendasikan AnalisIHSG Berpeluang Naik, Saham ANTM, CPIN hingga MYOR Jadi Direkomendasikan Analis

02/23/2026 — Market
IHSG diproyeksikan naik pada perdagangan hari ini; analis BinaArtha menilai indeks dapat menguji resistance di 8.377 asalkan tidak turun di bawah support Fibonacci 8.179, dengan MACD menunjukkan momentum bullish. Rekomendasi BinaArtha meliputi hold atau ambil untung sebagian ADRO, hold ANTM di kisaran Rp 3.900‑4.000, beli CPIN di Rp 4.000‑4.150, serta beli MBMA...
Baca Selengkapnya →

BBCA Makin Ditinggal Asing! Net Sell Rp 16 T, Saham Turun Nyaris 10%

02/23/2026 — Market
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi satu emiten dengan tekanan jual asing terbesar sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data perdagangan periode 1 Januari hingga 20 Februari 2026, BBCA mencatatkan net foreign Rp 16,26 triliun. Dalam periode tersebut, nilai beli asing (foreign buy) di BBCA tercatat sekitar...
Baca Selengkapnya →

Daftar Saham LQ45 Belum Penuhi Free Float 15%, BREN, SCMA, Hingga UNVR

02/23/2026 — Market
Enam saham dalam indeks LQ45, termasuk BREN, SCMA, dan UNVR, belum memenuhi standar free float minimal 15%, yang dapat mempengaruhi likuiditas dan pergerakan harga saham tersebut. Saham dengan free float rendah menghadapi risiko struktural dan volatilitas lebih tinggi, tetapi tetap menarik bagi investor yang siap menghadapi risiko tersebut. Peluang penguatan...
Baca Selengkapnya →

Deretan Panjang Saham dengan Free Float di Bawah 15%, Bakal Dapat Notasi Khusus

02/23/2026 — Market
Bisnis.com, JAKARTA —Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal memberikan notasi khusus kepada lebih dari 300 saham yang belum memenuhi memenuhi ketentuan anyar free float minimum 15%. Berdasarkan data BEI per 31 Desember 2025 yang diolah Bisnis, terdapat 312 saham yang jumlah saham publik atau free float-nya masih di bawah 15%. Dari...
Baca Selengkapnya →

Saham Adaro (AADI) Dilepas di Harga Segini

02/23/2026 — Market
JAKARTA, investor.id - Triputra Investindo Arya tercatat mengurangi kepemilikan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). Triputra Investindo Arya melepas 3,84 juta saham Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan transaksi penjualan pada 18 Februari 2026. Adapun penjualan saham AADI dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp 8.789 per saham, sehingga Triputra Investindo...
Baca Selengkapnya →

Dua Wajah EXCL di 2026: Rugi Berlanjut, EBITDA Melonjak

02/22/2026 — Commodities
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) memasuki 2026 dengan dua wajah. Satu sisi, laba bersih masih dibayangi biaya integrasi dan depresiasi yang dipercepat, sementara sisi lain, kinerja operasional membuka ruang penguatan jangka menengah. Asal tahu saja, tahun 2025 EXCL membukukan EBITDA sebesar Rp 17,8 triliun atau turun 1%...
Baca Selengkapnya →

Rupiah dan IHSG Kompak Ambruk, Investor Ritel Harus Apa?

02/20/2026 — Market
Jakarta, CNN Indonesia -- Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian terasa dalam beberapa waktu terakhir. Rupiah keok melawan dolar AS, IHSG juga ambruk. Pelemahan kurs, volatilitas pasar global, serta sentimen domestik membuat pergerakan pasar keuangan bergerak tidak stabil dan memicu kekhawatiran di kalangan investor...
Baca Selengkapnya →

Masuk ke Akun

Belum punya akun? Daftar sekarang