Bukan cuma JSMR, Emiten Tol Salim META juga Tebar Dividen

11/10/2025 — sahamcryptobagus@gmail.com, Saham Bagus TeamMarket

JAKARTA, investor.id – PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) atau NI Group bakal menebar dividen interim sebesar Rp 2,63 per saham atau senilai total Rp 45,56 miliar untuk tahun buku 2025. Pembagian dividen interim ini merupakan tindak lanjut dari keputusan direksi dan dewan komisaris pada 6 November 2025.

Emiten jalan tol Grup Salim tersebut menjadwalkan pembayaran dividen interim pada 3 Desember 2025 dan pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 20 November 2025 pukul 16.00 WIB.

“Pembagian dividen interim ini mencerminkan kinerja keuangan META yang solid, sekaligus komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tutur Head of Corporate Communication Nusantara Infrastructure, Indah D.P. Pertiwi, dalam keterangan resminya, Senin (10/11/2025).

Melansir laporan keuangan konsolidasian META yang berakhir pada 30 September 2025, perseroan membukukan pendapatan dan penjualan sejumlah Rp 216 miliar, turun dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 219 miliar.

Beban langsung dan beban pokok penjualan meningkat dari Rp 102,35 miliar menjadi Rp 102,80 miliar, sehingga menggerus perolehan laba kotor META menjadi Rp 113,20 miliar. Pun begitu dengan laba usaha yang menipis menjadi Rp 35,17 miliar ketimbang Rp 43 miliar sepanjang Januari–September 2025.

Setelah dipangkas sejumlah beban dan pajak, META mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp 83,72 miliar dan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 76,39 miliar, turun dibanding laba bersih periode Januari–September 2024 sebesar Rp 105,36 miliar.

Selain META, emiten BUMN jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) juga sudah mengumumkan siap menebar dividen. Manajemen JSMR telah menyodorkan usulan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) sebesar 25% dari laba inti perusahaan untuk periode tahun buku 2025.

Pada sembilan bulan tahun ini, JSMR membukukan laba inti sebesar Rp 2,74 triliun, naik sebesar 5,02%. Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan usaha dan EBITDA perseroan.

Sebaliknya, biaya keuangan konsolidasian menurun sebesar 14,21% secara yoy sebagai dampak dari aksi equity financing PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pada kuartal IV-2024.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyatakan, usulan rasio pembayaran dividen tersebut telah manajemen sampaikan kepada pemegang saham dwiwarna, yaitu Danantara Indonesia.

“Manajemen perseroan berkomitmen mengusulkan kepada pemegang saham dwiwarna atau Danantara untuk dapat memberikan DPR sebesar 25% dari laba inti,” ucap Rivan dalam konferensi pers akhir pekan kemarin.

Komitmen tersebut, sambung Rivan, sebagai upaya Jasa Marga menjaga keberlanjutan pembayaran dividen kepada pemegang saham sekaligus untuk memberikan nilai tambah atas kepercayaan dan dukungan selama ini.

“Tentunya melalui kebijakan yang terukur dan tidak mengabaikan kondisi keuangan serta kondisi ekonomi ke depan,” tutur Rivan.


Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *