UNTR Raup Laba Rp14,81 Triliun, Melorot 24 Persen

02/27/2026 — Commodities
EmitenNews.com - United Tractors (UNTR) sepanjang 2025 mencatat laba bersih Rp14,81 triliun. Anjlok 24 persen dari episode akhir tahun 2024 sejumlah Rp19,53 triliun. So, laba per saham turun ke level Rp4,082 dari edisi tahun sebelumnya Rp5,378. Koreksi laba itu, tersebab penurunan kontribusi dari segmen kontraktor penambangan terkendala curah hujan tinggi,...
Baca Selengkapnya →

Dua Wajah EXCL di 2026: Rugi Berlanjut, EBITDA Melonjak

02/22/2026 — Commodities
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) memasuki 2026 dengan dua wajah. Satu sisi, laba bersih masih dibayangi biaya integrasi dan depresiasi yang dipercepat, sementara sisi lain, kinerja operasional membuka ruang penguatan jangka menengah. Asal tahu saja, tahun 2025 EXCL membukukan EBITDA sebesar Rp 17,8 triliun atau turun 1%...
Baca Selengkapnya →

Harga Emas Hartadinata 20 Februari 2026, Cek Rinciannya

02/20/2026 — Commodities
JAKARTA, KOMPAS.com – Harga emas hari ini, Jumat (20/2/2026), di PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terpantau stabil dibandingkan pembaruan terakhir. Berdasarkan data di aplikasi HRTA Gold, Jumat (20/2/2026) pukul 08.13 WIB, harga emas 1 gram berada di level Rp 2.884.000 per gram. Adapun harga buyback emas 1 gram tercatat Rp...
Baca Selengkapnya →

Harga Emas Dunia Jatuh di Tengah Gelombang Likuidasi Besar

02/13/2026 — Commodities
IDXChannel - Harga emas dunia anjlok lebih dari 3 persen pada Kamis (12/1/2026), memperpanjang koreksi tajam. Penurunan ini terjadi seiring gelombang jual di berbagai instrumen investasi yang memaksa investor menjual logam mulia untuk memenuhi margin call dan menutup kerugian di instrumen lain.
Baca Selengkapnya →

SGER Raih Kontrak Batu Bara Rp1,2 dari Bangladesh

02/12/2026 — Commodities
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) meraih kontrak pengiriman batu bara dari Bangladesh senilai US$71,5 juta atau setara Rp1,2 triliun. Direktur Utama SGER Welly Thomas mengatakan, SGER mendapatkan kontrak sebanyak 1 juta metrik ton (MT) batubara dan akan dikirim dalam jangka waktu 6 bulan. Batu bara...
Baca Selengkapnya →

EMAS Eksekusi Transaksi Rp9,84 Triliun, Intip Detailnya

02/10/2026 — Commodities
EmitenNews.com - Entitas Merdeka Gold Resources (EMAS) meneken transaksi senilai Rp9,84 triliun. Transaksi itu melibatkan perusahaan terkendali yaitu Pani Bersama Tambang (PBT), dan Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS). Perjanjian kerja sama itu, telah dipatenkan pada 6 Februari 2026. Berdasar perjanjian, kedua entitas usaha tersebut sepakat untuk mengadakan kerja sama kegiatan...
Baca Selengkapnya →

Merdeka Gold (EMAS) Bidik Produksi Tambang Emas Pani 115 Ribu Ounce di 2026

02/08/2026 — Commodities
IDXChannel - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menargetkan Tambang Emas Pani memproduksi 100-115 ribus ounces emas pada 2026 seiring rampungnya fase konstruksi dan dimulainya operasi heap leach. Perseroan menyampaikan, fasilitas heap leach Pani akan beroperasi dengan kapasitas awal 8 juta ton per tahun (Mtpa), lebih tinggi dari rencana awal...
Baca Selengkapnya →

Permintaan Emas Dunia Capai 5.000 Ton di 2025, China-India Jadi Kontributor Terbesar

02/08/2026 — Commodities
IDXChannel - World Gold Council (WGC) melaporkan total permintaan emas dunia sepanjang 2025 mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah yakni sebesar 5.002 ton. Capaian tersebut didorong lonjakan tajam permintaan investasi di tengah berlanjutnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.
Baca Selengkapnya →

Bank Sentral China Borong Emas 15 Bulan Beruntun

02/07/2026 — Commodities
BEIJING, investor.id – Bank sentral China kembali menambah cadangan emasnya pada Januari 2026, menandai pembelian emas selama 15 bulan berturut-turut. Data People’s Bank of China (PBOC) yang dirilis Sabtu (7/2/2026) menunjukkan langkah konsisten Beijing memperkuat aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global. Dikutip dari Reuters, hingga akhir Januari, kepemilikan emas...
Baca Selengkapnya →

Harga Minyak Melejit, Pasar Cermati Arah WTI Pekan Ini

02/02/2026 — Commodities
IDXChannel – Harga minyak mentah mencatat kenaikan mingguan paling tajam sejak Oktober, didorong ekspektasi potensi aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan. Sentimen bullish juga diperkuat oleh hilangnya sebagian produksi minyak AS akibat badai musim dingin Fern.
Baca Selengkapnya →

Masuk ke Akun

Belum punya akun? Daftar sekarang