PT Harimas Tunggal Perkasa menjual 500 juta saham IMPC untuk meningkatkan free float, meraup Rp 1 triliun. IMPC juga akuisisi Mulford Holdings.
IHSG dibuka menguat tipis ke level 8.275,895. Fokus pasar hari ini pada rilis data penting dan sentimen positif dari infrastruktur serta neraca dagang.
Direktur Utama PT Medikaloka Hermina, Yulisar Khiat, menambah kepemilikan sahamnya menjadi 952,7 juta lembar. Transaksi dilakukan pada 27 Oktober 2025.
IHSG menguat 1,36% ke 8.275,08 pada 3 November, didorong aksi beli saham besar. Rekomendasi saham termasuk BREN, ASII, dan CUAN.
Pasar Asia-Pasifik melemah pada 4 November 2025, berlawanan dengan Wall Street. Investor menunggu keputusan suku bunga dari RBA. Indeks bervariasi di kawasan.
IHSG mencetak rekor tertinggi di level 8.275,08, naik 1,36% pada 3 November 2025. Investor asing memborong saham senilai Rp 1,03 triliun.
Jakarta, Sahambagus.co.id-Emiten pertambangan batu bara milik Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mengalami penurunan signifikan dalam laba bersihnya hingga kuartal III/2025. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, laba bersih BUMI tercatat hanya US$29,4 juta, anjlok 76,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$122,86 juta. Ironisnya, penurunan laba ini...
Jakarta, sahambagus.co.id-PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), emiten energi milik pengusaha Happy Hapsoro yang juga suami dari Ketua DPR RI Puan Maharani, tengah menikmati tren penguatan harga saham (bullish) di pasar modal Indonesia. Dalam laporan riset terbarunya yang dirilis pada Senin, 3 November 2025, BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi buy...
Jakarta, Sahambagus.co.id-PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR), salah satu emiten tambang yang terafiliasi dengan konglomerat Garibaldi ‘Boy’ Thohir, berhasil mencatatkan laba bersih sebesar US$204,18 juta atau sekitar Rp3,4 triliun hingga akhir kuartal III/2025. Capaian ini terbilang impresif mengingat pendapatan usaha perusahaan justru mengalami penurunan sebesar 19,72% secara tahunan, dari US$841...
Jakarta, Sahambagus.co.id-Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan akan segera mengirimkan surat resmi kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI) sebagai bentuk tanggapan atas rencana lembaga penyedia indeks global tersebut untuk merevisi metodologi perhitungan free float saham emiten Indonesia. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran bahwa perubahan tersebut dapat menimbulkan persepsi yang keliru terhadap...




