Enam saham dalam indeks LQ45, termasuk BREN, SCMA, dan UNVR, belum memenuhi standar free float minimal 15%, yang dapat mempengaruhi likuiditas dan pergerakan harga saham tersebut. Saham dengan free float rendah menghadapi risiko struktural dan volatilitas lebih tinggi, tetapi tetap menarik bagi investor yang siap menghadapi risiko tersebut. Peluang penguatan indeks LQ45 tetap ada, terutama jika arus dana asing kembali, namun saham dengan likuiditas tinggi dan struktur kepemilikan sehat lebih diunggulkan.