JAKARTA, investor.id – PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) memberikan isyarat untuk menggelar aksi korporasi lanjutan baik dalam bentuk akuisisi, penggabungan usaha (merger), maupun kerja sama dengan mitra strategis.
Direktur Utama DOOH Victor Aritonang mengungkapkan bahwa perseroan senantiasa melihat berbagai potensi sambil terus mencermati perubahan cepat teknologi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan ekspansi bisnis yang begitu banyak beredar.
Karena itu, sebagai emiten yang bergerak di sektor periklanan digital, DOOH berkepentingan untuk menghadirkan informasi bukan saja yang bergulir di Indonesia, tetapi juga menjangkau Asia Tenggara dalam rangka ekspansi bisnis.
“Beberapa bulan mendatang, jika ada kesempatan yang cukup dan proses administrasinya berjalan baik, kami bisa mengambil keputusan. Apa pun itu baik berupa akuisisi, merger, maupun bermitra dengan perusahaan-perusahaan yang bisa menunjang ekosistem periklanan perseroan,” tutur Victor dalam paparan publik baru-baru ini.
Tapi yang jelas, aksi korporasi tersebut tidak akan dieksekusi pada tahun buku 2025 ini. Melainkan, Victor membeberkan, lebih dipersiapkan untuk tahun buku 2026 dan DOOH akan mengumumkan (aksi korporasi) tersebut melalui agenda paparan publik kepada para pemegang saham setelah berakhirnya kinerja tahun buku 2025.
“Kami an ekspansi bisnis seperti apa dan bagaimana metodologinya terkait belanja modal (capital expenditure/capex) dan seterusnya,” imbuh dia.