Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight karena kekhawatiran MSCI Inc. mengenai kelayakan investasi di Indonesia. Potensi arus keluar dana asing dari Indonesia mencapai Rp217 triliun jika Indonesia diklasifikasi ulang menjadi frontier market dan FTSE Russell meninjau ulang metodologi pasar. Penurunan peringkat dan tekanan pasar dapat mendorong investor jangka panjang untuk menyeimbangkan ulang portofolio, sementara volatilitas pasar dapat memicu arus spekulatif dari hedge fund.