JAKARTA, KOMPAS.com- Gejolak pasar kripto mulai menjalar ke bursa saham. Saham perusahaan publik pemilik bitcoin dan aset digital lain di neraca keuangan ikut tertekan. Kondisi ini memicu kekhawatiran dampak lanjutan ke sektor aset berisiko. Dalam satu tahun terakhir, jumlah emiten yang menempatkan dana ke mata uang kripto meningkat tajam. Strategi ini didorong ekspektasi kenaikan harga aset digital. Sikap pro-kripto Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberi dorongan. Langkah Strategy milik miliarder Michael Saylor juga menjadi rujukan. Perusahaan tersebut, sebelumnya bernama MicroStrategy, mulai mengoleksi dan menyimpan bitcoin sejak 2020.