NEW YORK, investor.id — Harga emas dunia ngegas pada perdagangan Rabu (17/12/2025), didorong kembali menguatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed setelah muncul sinyal pelemahan pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Reuters, meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Venezuela turut memperkuat permintaan aset lindung nilai (safe haven).
Harga emas spot terlihat melonjak 0,92% ke level US$ 4.342,52 per ons troi saat berita inii ditulis, setelah sempat menguat lebih dari 1% pada awal sesi perdagangan. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup melesat 0,97% di posisi US$ 4.373,4 per ons troi.
Data ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkan sinyal campuran. Pada November, jumlah lapangan kerja bertambah 64.000, lebih tinggi dari perkiraan, namun tingkat pengangguran justru naik ke 4,6%, tertinggi sejak September 2021.
Kondisi ini memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan kembali melonggarkan kebijakan moneternya. Pelemahan pasar tenaga kerja meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga, yang secara historis menguntungkan aset tanpa imbal hasil seperti emas.