JAKARTA, investor.id – Harga emas terpantau stabil pada hari Kamis (18/12), meski terjadi sedikit penurunan menjelang rilis data inflasi AS pekan ini.
Dikutip dari CNBC International, Kamis (18/12/2025) harga emas spot menurun tipis 0,2% ke level US$ 4.332,29 per troy ons, setelah naik lebih dari 1% pada Rabu malam (17/12).
Kontrak berjangka emas AS juga turun 0,2% menjadi US$ 4.364,70.
Sementara itu, harga perak spot naik 0,2% ke level US$ 66,44 per troy ons setelah mencapai rekor tertinggi di US$ 66,88 per troy ons pada sesi sebelumnya.
Harga perak sendiri telah naik 129% sepanjang tahun ini, melampaui kenaikan emas sebesar 65% karena permintaan industri yang kuat, minat investasi yang stabil, dan persediaan yang semakin ketat.
Harga emas juga menurun tipis setelah pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller, mengatakan bahwa bank sentral masih dapat menurunkan suku bunga menyusul data pasar tenaga kerja yang mendingin independensi yang menghadapi tekanan.
“Pernyataan Waller menunjukkan bahwa The Fed dapat mempertahankan siklus penurunan suku bunga yang sedang berlangsung. Jadi itu mendukung emas dan perak saat ini,” kata Kelvin Wong, analis pasar senior di OANDA, menambahkan bahwa beberapa aksi ambil untung diperkirakan akan muncul pada level saat ini.