Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung menelan biaya US$ 7,27 miliar, 75% dibiayai utang. APBN jadi opsi pembayaran, namun ada risiko fiskal yang perlu diwaspadai.
Haruskah Utang Kereta Cepat Whoosh Dibayar APBN? Ini Kata Ekonom
🔗 Sumber Asli: Kunjungi Situs Asal →