Bisnis.com, JAKARTA — Emiten batu bara kembali berpesta usai PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), hingga PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) mengguyur para pemegang sahamnya dengan dividen jumbo. Tren kenaikan laba dan aksi korporasi strategis tahun ini menjadi motor utama di balik hujan cuan yang dinanti-nantikan para investor pemburu yield tinggi. Salah satunya adalah BSSR yang kembali membagikan dividen interim ke pemegang sahamnya sebesar Rp127,41448 per saham, atau total US$20 juta. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), BSSR akan membagikan dividen sebesar US$20 juta, atau setara dengan Rp127,41448 per saham.
PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR) membagikan dividen interim sebesar US$20 juta atau Rp127,41448 per saham kepada pemegang sahamnya. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) mengumumkan pembagian dividen interim sebesar US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun, bersumber dari laba tahun buku 2025. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) mengguyur pemegang sahamnya dengan dividen interim senilai Rp4,18 triliun atau Rp538,08 per saham, berdasarkan laba bersih hingga 30 September 2025.
“Direksi dan dewan komisaris perseroan telah menyetujui dan memutuskan untuk melakukan pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar US$20 juta untuk 2,61 miliar saham yang ditempatkan dan disetor penuh berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh BI pada 31 Oktober 2025,” kata manajemen BSSR, Jumat (19/12/2025). Adapun cum dividen BSSR di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Januari 2026, dan di pasar tunai pada 6 Januari 2026. Kemudian ex dividen pada pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Januari 2026, dan pasar tunai pada 7 Januari 2026.