Rizki Indrakusuma menjual 13,190,800 saham ARCI dengan harga Rp 2.030 per lembar, menghasilkan sekitar Rp 26,77 miliar, sehingga kepemilikannya turun menjadi 12,009,200 saham (0,0475%). Penjualan terjadi pada saat saham ARCI naik sekitar 6,4 % dari level Rp 1.935 menjadi Rp 2.060, kemudian pada penutupan kembali terkoreksi sedikit ke Rp 1.985. ARCI adalah produsen emas dan perak terbesar di Asia Tenggara yang dikelola grup Rajawali, serta sedang memperluas usaha ke sektor geotermal dan pertambangan bawah tanah.