IHSG turun 597,75 poin (6,6%) ke level 8.382,48 setelah MSCI mengumumkan perubahan metodologi free‑float, sementara BEI mencatat volume perdagangan 8.000 miliar saham, 436,25 ribu transaksi, dan kapitalisasi pasar Rp 15.211 triliun. Lo Kheng Hong, yang dijuluki “Warren Buffet Indonesia”, menegaskan bahwa penurunan tajam merupakan peluang emas bagi investor untuk membeli saham berkualitas dengan harga murah, asalkan tidak panik dan tetap selektif. Ia menekankan pentingnya menilai fundamental, khususnya laba besar dan dividend tinggi, serta mengingatkan investor ritel untuk memilih saham secara cermat meski pasar sedang “hujan emas”.