Katadata.co.id-PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp 137 per lembar saham. Investor Lo Kheng Hong yang memiliki lebih dari 74,95 juta saham diperkirakan akan menerima dana sebesar Rp 10,26 miliar. Lo Kheng Hong menyatakan menyukai saham perbankan BUMN seperti BBRI karena memiliki fundamental yang kuat dan dukungan likuiditas dari pemerintah. Selain itu, saham perbankan tersebut menawarkan yield dividen yang lebih menarik dibandingkan deposito. Kinerja BBRI hingga kuartal ketiga mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 9,5% menjadi Rp 40,77 triliun. Penurunan ini dipengaruhi oleh kenaikan biaya pencadangan akibat meningkatnya rasio kredit bermasalah.
Investor kawakan Lo Kheng Hong menangguk cuan dari aksi korporasi terbaru yang diumumkan emiten perbankan pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (17/12) BBRI mengumumkan pembagian dividen Rp 137 per lembar saham. Dividen interim yang disepakati para pemegang saham selanjutkan akan dibagikan pada 15 Januari mendatang. Adapun dividen akan diambil dari laporan keuangan yang berakhir pada 30 September 2025.