Sahambagus.co.id-Anda mungkin khawatir dengan kondisi pasar pada hari Jumat 17 Oktober 2025. . Oleh karena itu, mari kita analisa apa yang terjadi pada hari Jumat.
Kemarin terjadi karena sentimen global, Anda dapat melihat Dow Jones, Nasdaq, S&P 500 ditutup hanya sebesar 0,5%. Kemudian bursa Eropa ditutup melemah dan buarsa Asia juga melemah, mau itu Nikkei, Shanghai, Hang Seng, KOSPI, termasuk IHSG ditutup turun 2,57%. Turun 2% adalah angka biasa, lazim. Bursa lain di Asia.turun sebesar 1,5% hingga 3%.
Di Tiongkok, SZCE turun 3%. Hang Seng turun 2,48%. Shanghai turun 2,28%. Jadi, kesimpulannya, IHSG cukup resilience atau tangguh melawan tekanan dari masalah dunia atau eksternalitas. Jika masalahnya adalah eksternalitas, jangan khawatir, prospek IHSG Anda masih bagus.
Mengapa hari Jumat menjadi the doomsday atau hari kiamat yang mengkhawatirkan kita semua? Pasalnya pada Jumat malam, Trump men-tweet bahwa dia akan menaikkan tarif menjadi 500%. Kemarin 100% untuk barang China.
Sekarang, dia ingin menaikkannya menjadi 500% untuk barang-barang Tiongkok dan kapal-kapal Tiongkok yang berlabuh di AS. Dijawab dengan tegas Tiongkok menjawab bahwa Tiongkok melalui Presiden Xi Jinping dan juru bicaranya mengatakan bahwa Tiongkok tidak akan takut terhadap apa pun yang diancam oleh AS. Ia juga mengatakan bahwa Tiongkok dapat mengebom New York, California, dan sekitarnya.
Rudal nuklir China hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk mencapai New York. Jadi, Tiongkok siap untuk perang terbuka atau perang perdagangan. Hal ini menyebabkan seluruh masyarakat dunia takut jika Perang Dunia III benar-benar akan terjadi.
Kemudian, harga emas juga meningkat tajam dari 4.000 menjadi 4.200. Terakhir, ditutup pada 4,320 per troy ounce pada hari Jumat. Makanya emitance emasnya cukup tinggi padahal kemarin tutup ada koreksi kenaikan dahsyat.
Misalnya yang naik terus ARCHI ARCHI, lalu ada PSAB yang kemarin datang dengan ARA lalu ada emas yang malah mencapai Rp 4.950 dan ada juga HRTA walaupun hari jumat HRTA terkoreksi tapi hari kamis naik. Lalu ANTM Antam juga cukup kuat tidak turun, akhirnya koreksi ditutup di bawah 1% kenaikannya
Sedangkan sebaliknya semua saham konglomerat hancur lebur seperti yang saya bilang di video tiktok seminggu yang lalu tepatnya hari minggu tanggal 5 Oktober 2025, saya buat video tiktok anda lihat sendiri di situlah saya bilang kalau sebentar lagi bisa saja saham konglomerasi itu jebol atau pecah, karena harganya terlalu tinggi, misalnya seperti saham-saham milik Prayogo Pangestu, Happy Hapsoro, Haji Isam, itu sudah terlalu tinggi.
Kemarin hampir semua saham milik Haji Isam, seperti ARB, JAR, PGUN, UANG, ada FAS, semua ARB. Untuk sahamnya Pak Prajogo Pangestu masih cukup kuat walaupun anjlok sekitar 3-7% ada BRPT turun 7% lalu ada Cuan turun 9% lalu ada PTRO turun 5% lalu ada TPIA yang turun dibawah 7% itu sudah sangat tinggi, tentunya CDI 8% lalu untuk BUMI turun 5% lalu BRMS turun 9% lalu turun 8% lalu kita ambil contoh VKTR, INRG turun 12% Sahan konglomerasi dan aset berisiko juga ikut AMBLAS. Itu AMBLAS hanya dalam jangka pendek dari 115 sekarang hanya 117 ETH, sekarang hanya 3800 ,BNB dari 2300 menjadi 1091. XRP dari 3,2 dolar hanya 2,2 dolar.