JAKARTA, investor.id – Industri batu bara menyongsong 2026 dengan beban baru yang datang hampir bersamaan. Pemerintah menyiapkan rencana kenaikan alokasi pasokan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) lebih dari 25%. Tekanan berikutnya dari kebijakan biodiesel yang melompat dari B40 ke B50 serta wacana pengenaan bea keluar kembali mengemuka.
Kombinasi tiga kebijakan ini membuat awal tahun menjadi ujian ketahanan bagi pelaku tambang. Hanya perusahaan yang lincah menyesuaikan strategi produksi, pasar, dan biaya yang berpeluang melewati tekanan 2026 tanpa tersengal.