Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen pipa, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), merancang sejumlah rencana ekspansi seiring dengan masuknya PT Morris Capital Indonesia (MCI) menjadi pemegang saham pengendali (PSP). Manajemen PIPA menegaskan bahwa lini bisnis pipa tetap menjadi andalan utama perseroan. Akuisisi saham mayoritas PIPA menjadi momentum krusial untuk memperkuat kinerja dan memperluas ruang gerak bisnis perseroan di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur domestik. “Kami melihat kepemilikan baru ini tidak hanya sekadar suntikan modal, melainkan juga sebuah visi untuk memperluas ruang gerak PIPA dari produsen pipa konvensional menjadi pemain yang lebih luas di industri utilitas, konstruksi, dan infrastruktur,” ujar Immanuel Kevin Mayola, Direktur Utama PIPA, dalam siaran pers, Rabu (10/12/2025). Akuisisi ini dikonfirmasi melalui laporan resmi MCI kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 24 November 2025. Detail Kepemilikan MCI saat ini setelah mengakuisisi saham PIPA adalah 1.710.331.400 lembar saham atau 49,92% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam PIPA.
PT Morris Capital Indonesia (MCI) menjadi pemegang saham pengendali PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dengan kepemilikan 49,92% saham. PIPA berencana melakukan diversifikasi bisnis ke sektor minyak dan gas serta mengembangkan produk berbasis polyethylene, termasuk pipa HDPE. MCI berencana melaksanakan Mandatory Tender Offer untuk meningkatkan penguasaan saham hingga 96,35%, memberikan stabilitas dan fleksibilitas strategis bagi PIPA.