MSCI memutuskan membekukan sementara perubahan pada indeks saham Indonesia, termasuk menghentikan kenaikan Foreign Inclusion Factor, penambahan saham ke indeks MSCI Investable Market Indexes, serta migrasi naik antar segmen ukuran. Kebijakan ini diambil karena kekhawatiran investor global atas kurangnya transparansi data kepemilikan saham, khususnya penggunaan Laporan Komposisi Kepemilikan Bulanan KSEI, dan bertujuan memberi waktu otoritas pasar untuk memperbaiki pengungkapan kepemilikan. MSCI memperingatkan bahwa jika tidak ada peningkatan signifikan dalam transparansi hingga Mei, mereka dapat meninjau kembali aksesibilitas pasar Indonesia, yang berpotensi menurunkan bobot saham Indonesia dalam Indeks MSCI Emerging Markets atau bahkan mengklasifikasinya sebagai Frontier Market. !