Peluang Rebound Saham LQ45 Tersengat Sentimen The Fed Pangkas Suku Bunga

12/14/2025 — mahmud yunus, Saham Bagus TeamMarket

 

Bisnis.com, JAKARTA – Sepanjang tahun berjalan 2025, saham-saham likuid dan berkapitalisasi besar dalam indeks LQ45 membukukan performa yang kurang bertenaga atau underperform terhadap indeks komposit. Namun, pelonggaran kebijakan moneter bank sentral AS The Fed disebut membuka peluang rebound. Berdasarkan penutupan pasar Kamis (11/12/2025), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup koreksi 0,92% ke 8.620,49. Meski melemah, level indeks komposit mencerminkan penguatan 21,76% secara year to date (YtD). Sementara itu, indeks LQ45 hari ini ditutup turun 1,15% ke 847,09, mencerminkan pertumbuhan hanya 2,47% YtD. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menilai masih ada ruang bagi saham big caps untuk mengejar ketertinggalan, terutama di sektor perbankan dan consumer non-cyclical. Dia menilai banyak dari saham LQ45 yang kini valuasinya relatif lebih murah dibanding historisnya, sehingga berpotensi jadi sasaran rotasi sektor ketika sentimen makro membaik.

“Namun, reli besar kemungkinan tetap selektif, karena investor masih fokus pada sektor yang punya katalis kuat seperti komoditas mineral, energi terbarukan, dan telkomunikasi. Jadi peluang rebound big caps ada, tapi tidak seagresif reli small-mid caps pada tahun ini,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (11/12/2025).


Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *