Bisnis.com, JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam transisi energi bersih dapat menjadi tumpuan bagi perusahaan yang memiliki proyek energi hijau ke depan. Research Analyst MNC Sekuritas Christian Sitorus menjabarkan bentuk komitmen pemerintah dalam pembangunan energi bersih selain melalui RUPTL 2025-2034 juga tertuang dalam Green Taxonomy 2.0 atau Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI versi 2). Christian menilai kedua hal tersebut dapat mendukung bankability serta menurunkan biaya modal untuk proyek energi bersih yang selama ini menjadi momok utama. Apalagi, komitmen Just Energy Transition Partnership (JETP) yang dijalin pemerintah dengan negara-negara maju senilai US$21,4 miliar juga dinilai dapat mendukung dari sisi pendanaan. Dengan semua katalis positif yang menyertai ini, dia mencatat partisipasi independent power plan (produsen listrik independen) dalam pembangunan pembangkit listrik energi bersih semakin meningkat, sejalan dengan komitmen pemerintah.