Konglomerat milik Prajogo Pangestu melakukan akumulasi saham pada tiga perusahaan afiliasi: 2,5 juta CUAN, 5 juta BRPT, dan 900 ribu BREN, dengan total pengeluaran hampir Rp 25,77 miliar. Pembelian CUAN dilakukan dalam satu transaksi, BRPT dalam lima kali transaksi, dan BREN dalam sepuluh kali transaksi. Setelah pembelian, porsi kepemilikan saham Prajogo di masing‑masing perusahaan sedikit meningkat, yakni dari 84,079 % menjadi 84,082 % di CUAN, 71,363 % menjadi 71,369 % di BRPT, dan 0,1052 % menjadi 0,1059 % di BREN. Aksi akumulasi ini terjadi ketika harga saham ketiga emiten tersebut tengah mengalami penurunan bersamaan, sementara saham PT Petrosea, perusahaan lain milik Prajogo, masuk dalam daftar top losers dengan penurunan signifikan.