Jakarta, Sahambagus.co.id-Emiten ritel perlengkapan rumah tangga, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), mencatatkan kinerja yang cenderung stagnan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, laba bersih ACES turun 16% menjadi Rp477 miliar hingga September 2025, dibandingkan Rp574 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski laba bersih menurun, penjualan bersih ACES masih tumbuh tipis sebesar 1,69% secara tahunan (year-on-year), dari Rp6,22 triliun menjadi Rp6,33 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh segmen produk perbaikan rumah dan gaya hidup produk perbaikan rumah: Rp3,29 triliun (naik dari Rp3,21 triliun), produk gaya hidup: Rp2,75 triliun (naik dari Rp1,8 triliun). Produk permainan: Rp279,18 miliar (turun dari Rp282,01 miliar).
Namun, peningkatan pendapatan tersebut belum mampu mendorong pertumbuhan laba karena kenaikan beban operasional dan tekanan margin keuntungan. Beban usaha yang meningkat menjadi salah satu faktor utama yang menekan profitabilitas perusahaan.
Menariknya, meski secara tahunan laba bersih menurun, laba bersih kuartal III/2025 tercatat meningkat 24% secara kuartalan (QoQ) menjadi Rp187 miliar. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja operasional pada periode JuliβSeptember 2025.
ACES juga terus melakukan ekspansi bisnis dengan membuka enam gerai baru sepanjang tahun 2025, sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
ACES menghadapi tantangan dari sisi, kenaikan biaya operasional dan logistic, perubahan pola belanja konsumen pasca pandem, persaingan ketat di sektor ritel modern
Namun, dengan strategi ekspansi dan diversifikasi produk, perusahaan masih memiliki peluang untuk memperbaiki kinerja keuangan di kuartal IV/2025.
Secara keseluruhan, meski laba bersih ACES mengalami penurunan, perusahaan tetap menunjukkan daya tahan bisnis di tengah tekanan margin dan dinamika pasar ritel. Investor dan analis akan mencermati langkah efisiensi dan ekspansi yang dilakukan ACES untuk menjaga pertumbuhan ke depan.