Jakarta, Sahambagus.co.id-Bursa Efek Indonesia (BEI) mencat prestasi gemilang sepanjang bulan Oktober 2025, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencapai rekor tertinggi atau all time high sebanyak enam kali. Fenomena ini menjadi sorotan khus karena bertepatan dengan pengangkatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengomentari pencapaian ini dengan antusiasme. “Kami melihat fenomena ini cukup menarik. Sejak pengangkatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, kami melihat peningkatan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ujar Iman Rachman dalam keterangan resminya.
Pencapaian enam kali rekor tertinggi IHSG sepanjang Oktober 2025 ini menunjukkan dinamika positif di pasar modal Indonesia. Pada tanggal 5 Oktober, IHSG mencat rekor pertama dengan angka 10.50 poin. Hanya beberapa hari kemudian, pada tanggal 12 Oktober, IHSG kembali mencat rekor dengan angka 10.650 poin. Pada tanggal 19 Oktober, rekor ketiga tercat dengan angka 10.80 poin, diikuti oleh rekor keempat pada tanggal 23 Oktober dengan angka 10.950 poin. Pada tanggal 27 Oktober, IHSG mencapai rekor kelima dengan angka 1.10 poin, dan pada tanggal 30 Oktober, IHSG mencapai rekor keenam dengan angka 1.250 poin.
Iman Rachman menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari berbagai faktor, termasuk stabilitas ekonomi makro, kebijakan pemerintah yang mendukung, serta kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang ekonomi Indonesia. “Pengangkatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan memberikan sinyal positif kepada pasar. Kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah di bawah kepemimpinannya diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Iman Rachman.
Purbaya Yudhi Sadewa sendiri telah mengeluarkan beberapa kebijakan strategis sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan, termasuk reformasi perpajakan, penyesuaian kebijakan fiskal, dan peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan negara. Kebijakan-kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.
Dengan pencapaian ini, BEI optimistis bahwa pasar modal Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang. “Kami berharap momentum ini dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan ke depannya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan investor, kami yakin bahwa pasar modal Indonesia akan terus menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional,” tutup Iman Rachman.
Pencapaian rekor tertinggi IHSG sepanjang Oktober 2025 ini tidak hanya menjadi bukti atas kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia, tetapi juga mencerminkan optimisme terhadap prospek ekonomi negara di masa mendatang.