Bisnis.com, JAKARTA – Langkah strategis PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP) yang melepas sejumlah aset non-inti dinilai tepat di tengah tekanan keuangan yang dialami emiten konstruksi pelat merah dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan divestasi tersebut juga dipandang mampu memperkuat arus kas dan memperbaiki struktur permodalan emiten BUMN karya ini. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menilai langkah divestasi PTPP cukup strategis karena beban keuangan BUMN Karya naik signifikan akibat proyek jangka panjang dan kebutuhan modal kerja yang besar. Menurutnya, dengan melepas aset yang bukan bagian dari inti bisnis, PTPP dapat menurunkan leverage sekaligus memperkuat posisi kas perusahaan. “Divestasi ini memberikan suntikan likuiditas langsung sekaligus mengurangi kebutuhan pendanaan tambahan di aset-aset yang kontribusinya tidak terlalu besar. Oleh karena itu, langkah tersebut cukup strategis untuk memperbaiki fundamental perusahaan ke depan,” ucapnya saat dihubungi Bisnis.