JAKARTA, investor.id – Asing terpantau banyak melepaskan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada perdagangan, Senin (10/11/2025).
Seiring dengan sahamnya yang banyak dilepas, saham CUAN bergerak melemah 0,44% pada sesi II perdagangan Senin (10/11/2025).
Berdasarkan data Stockbit, saham CUAN menjadi yang paling banyak dilepas asing pada jeda siang ini, dengan mencatatkan net foreign sell dari segi volume paling banyak.
Saham CUAN membukukan jual bersih asing sebanyak 48.795.600 saham. Saham CUAN sendiri saat ini parkir di harga Rp 2.280.
Menurut data IDX, tercatat sudah sebanyak 161,7 juta saham CUAN ditransaksikan, dengan frekuensi 42 juta kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 371 miliar.
Sebelumnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini memperbanyak bisnisnya melalui rentetan akuisisi.
Petrindo melalui PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI) telah menyelesaikan akuisisi 90% saham PT Guna Darma Integra (GDI). GDI akan mengembangkan proyek pembangkit listrik berkapasitas 680 megawatt (MW) di kawasan industri terintegrasi Feni Haltim (FHT) Industrial Park, Halmahera Timur, Maluku Utara.
GDI diproyeksikan mulai berkontribusi optimal terhadap pendapatan, EBITDA, dan laba operasi CUAN pada 2028.
Selain GDI, CUAN juga mengakuisisi Grup HBS, kelompok usaha yang bergerak di layanan jasa pertambangan & konstruksi serta solusi alat berat yang berbasis di Papua Nugini. Grup HBS memiliki hubungan kemitraan yang kuat dengan para pemain kunci di sektor pertambangan, terutama di mineral emas.
Berikutnya, Petrindo (CUAN) mengakuisisi Grup Hafar, kelompok usaha minyak & gas offshore (EPCI) yang berfokus pada instalasi pipa dan peralatan bawah laut, termasuk kepemilikan sejumlah kapal.