Bisnis.com, JAKARTA – Saham emiten minyak dan gas (migas) kompak menguat pada perdagangan Senin (5/1/2026) kemarin sejalan dengan sentimen memanasnya konflik geopolitik AS-Venezuela yang membuat harga minyak melambung. Hari ini, Selasa (6/1/2026), mereka ditutup bervariasi. Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai sentimen kenaikan harga minyak global cenderung hanya menjadi katalis jangka pendek. Pasar bereaksi cepat terhadap isu geopolitik AS-Venezuela, tapi begitu pelaku pasar kembali melihat kenyataamn over supply global dan potensi tambahan produksi, dorongannya akan melemah.