EmitenNews.com – Superbank (SUPA) menyisakan dana initial public offering (IPO) Rp1,44 triliun. Dana segar tersebut ditempatkan di Bank Indonesia dengan bunga 3,75 persen. Tepatnya, pada Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (Fasbi) – deposito faility dengan jangka waktu penyimpanan over night.
Di sisi lain, senilai Rp1,29 triliun dari dana hasil IPO terserap untuk modal kerja dalam memperkuat penyaluran kredit. Penyaluran kredit mendapat porsi 70 persen alias Rp1,91 triliun dari dana IPO. Namun, realisasi modal kerja untuk kredit baru 47,24 persen.
Sementara porsi 30 persen alias Rp819,22 miliar dari dana IPO untuk belanja modal belum terserap. Dengan demikian, sisa dana IPO yang belum terpakai sesuai alokasi awal tersebut ditempatkan di Bank Indonesia sebagai simpanan deposot faility.