Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah tantangan daya beli masyarakat yang membayangi kinerja emiten konsumer pada 2026, sejumlah analis pasar modal mulai memberikan rekomendasi selektif terhadap saham-saham di sektor tersebut. Beberapa emiten dinilai masih memiliki prospek menarik di tengah kenaikan upah dan momentum Ramadan serta Idulfitri. Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis Setyo mengatakan, daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih menjadi tantangan utama sektor konsumer tahun ini. Kondisi tersebut turut membuat investor masih bersikap hati-hati dalam menempatkan dana di saham-saham konsumer.