Bisnis.com, JAKARTA – Emiten perkebunan PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) melakukan divestasi atas bisnis sagu yang dimiliki perseroan. SGRO melalui anak usahanya menjual seluruh kepemilikan sahamnya di lini bisnis tersebut senilai Rp316,01 miliar. Melansir keterbukaan informasi, SGRO telah menjual seluruh saham perseroan di PT National Sago Prima (NSP) kepada Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd. dan PT Sampoerna Strategic. Kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan afiliasi dari pengendali SGRO. Adapun kepemilikan SGRO di National Sago Prima (NSP) digenggam oleh dua anak usaha perseroan, yaitu PT Sampoerna Bio Fuels (SBF) yang menjual 99,66% sahamnya di NSP. Sampoerna Bio Fuels mendapatkan dana segar hingga Rp314,93 miliar dari aksi ini. Selain itu, PT Sungai Menang (SM) melakukan hal serupa dengan menjual 0,34% sahamnya di NSP. Sungai Menang mendapatkan aliran dana senilai Rp1,07 miliar untuk 9.800 lembar saham yang dilepas. SGRO sendiri menjadi pemegang 99,99% saham Sungai Menang dan Sampoerna Bio Fuels.
Dalam keterangannya, aksi divestasi ini dilakukan Sampoerna Agro dalam rangka restrukturisasi internal untuk meningkatkan efisiensi dan fokus perseroan pada bisnis kelapa sawit yang dinilai lebih menguntungkan. Bahkan, divestasi ini dinilai mampu meningkatkan kinerja keuangan SGRO dan memberikan kesempatan bagi perseroan untuk mengalokasikan sumber daya dengan lebih optimal untuk mendukung bisnis yang lebih menguntungkan ke depan.