Sasaran Saham BBCA Bocor

12/23/2025 — mahmud yunus, Saham Bagus TeamMarket

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melemah 1,53% ke Rp 8.050 pada perdagangan Jumat (19/12/2025) pekan lalu. Saham emiten bank swasta ini banyak dilepas asing.

Sebanyak 131,07 juta saham Bank Central Asia diperdagangkan, frekuensi 24.211 kali, dan nilai transaksi Rp 1,06 triliun. Investor asing mencatatkan net sell di saham berkode BBCA Rp 185,09 miliar.

Saham BCA melemah 4,17% dalam sebulan dengan net sell asing tercatat sebesar Rp 1,08 triliun dalam periode tersebut. Tapi, investor domestik mengambil kesempatan dengan menyerok saham ini. Untuk satu bulan, broker BCA Sekuritas mencatatkan net buy investor domestik di saham BBCA Rp 1,1 triliun dengan harga rata-rata Rp 8.189.

Sebelumnya diberitakan, BCA melancarkan aksi buyback saham di sepanjang November 2025. Hal itu terlihat dari jumlah saham treasuri yang meningkat jadi 59.476.200 (0,048%) saham per akhir November. Dibandingkan per penghujung Oktober yang berjumlah 30.209.600 (0,024%) saham.

Manajemen BCA sempat menjelaskan, jumlah nilai buyback adalah sebesar-sebesarnya Rp 5 triliun. Jumlah saham dibeli kembali oleh perseroan tidak akan melebihi 20% dari modal disetor perseroan dan saham yang beredar (free float) setelah pelaksanaan buyback tidak akan menjadi kurang dari 7,5% dari modal disetor perseroan.

Periode buyback terhitung sejak tanggal 22 Oktober 2025 sampai dengan 19 Januari 2026, kecuali diakhiri lebih cepat oleh perseroan sebelum 19 Januari 2026 dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Buyback akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, dengan harga buyback maksimum adalah Rp 9.200.


Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *