Bisnis.com, JAKARTA – PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) sedang melakukan ekspansi portofolionya di sektor pembangkit listrik energi bersih. Dalam jangka panjang, perseroan membidik pasar ekspor listrik ke Singapura. Dua proyek teranyar di dalam pipeline TOBA adalah proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menunggu tender dibuka dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Batam yang saat ini dalam tahap konstruksi. Direktur TBS Energi Utama Juli Oktariana mengatakan, estimasi selesainya pembangunan PLTB di NTT itu sekitar 1-2 tahun setelah proses tender.
Adapun, tender proyek PLTB tersebut sebenarnya pernah dibuka PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN pada 2020. Namun, ditunda karena saat itu sepi peminat dan akan dilelang ulang. “Sekarang ini kan tendernya belum. Dari tender, mungkin sekitar 1 sampai 2 tahun konstruksinya. [Beroperasi 2028] mungkin saja, kalau misalkan ditender di awal 2026,” kata Juli saat ditemui di Jakarta, Kamis (20/11/2025).