JAKARTA, investor.id – Perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melalui anak usahanya, PT Arthaco Prima Energy, memberikan kontrak jasa pertambangan batu bara sebesar Rp 5 triliun kepada PT Kalimantan Prima Persada, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) – Grup Astra.
“Kontrak jasa pertambangan berdurasi 5 tahun ini akan dimulai pada Januari 2026, dengan target produksi batu bara sebanyak 33,6 juta ton dan total volume overburden sebesar 140,9 juta bcm,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, Selasa (23/12/2025).
Sebelumnya, United Tractors (UNTR) mengakuisisi entitas anak PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). Nilai transaksi mencapai US$ 540 juta atau Rp 8,8 triliun.
UNTR melalui PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (PJBB) dengan entitas anak usaha PSAB, PT J Resources Nusantara (JRN). JRN melepas 99,99996% saham PT Arafura Surya Alam (ASA) ke DTN.
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rating netral untuk sektor batu bara karena risiko penurunan harga masih berasal dari sisi permintaan, terutama mengingat tingginya inventori di China dan ketidakpastian keberlanjutan pemangkasan produksi domestik.
Namun, dengan potensi kenaikan harga dalam jangka pendek dari restocking musim dingin, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan preferensi atau prioritas pada saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).