⚖️ Sentimen Pasar: Netral

CBRE Teken Kontrak Rp4,3 Triliun dengan Gunanusa: Sewa Kapal Hai Long 106 untuk 8 Tahun Dukung Proyek Migas

November 7, 2025  •  mahmud yunus

Jakarta, SAHAMBAGUS.CO.ID – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), emiten pelayaran spesialis jasa pendukung minyak dan gas (migas), menandatangani kontrak strategis senilai Rp4,3 triliun dengan PT Guna Nusa Utama Fabricators (Gunanusa) untuk penyewaan kapal offshore. Kesepakatan ini, yang ditandatangani pada 5 November 2025, mencakup penyewaan satu unit kapal offshore support vessel (OSV) berjenis Pipe Laying & Lifting Vessel bernama Hai Long 106 dengan sistem time charter selama delapan tahun.

Kontrak ini menjadi katalis penting bagi CBRE untuk memperkuat portofolio armada dan meningkatkan utilisasi aset, sekaligus mendukung proyek EPCIC (engineering, procurement, construction, installation, and commissioning) di sektor hulu migas nasional. Amanda Octania, Direktur dan Corporate Secretary CBRE, menegaskan bahwa tidak ada hubungan afiliasi antara kedua pihak, menjadikan kesepakatan ini murni berdasarkan sinergi bisnis.

Kontrak time charter ini berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan hingga Rp4,39 triliun (berdasarkan estimasi kurs Rp16.500 per USD), dengan tarif sewa harian US$90.000 atau sekitar Rp1,485 miliar per hari. Jangka waktu delapan tahun dimulai segera setelah operasional kapal, dengan fokus pada layanan pemasangan pipa bawah laut, heavy lifting, dan instalasi struktur lepas pantai.

Kapal Hai Long 106, yang sebelumnya dimiliki Hilong Group, memiliki spesifikasi tinggi untuk proyek EPCIC: kapasitas pipe-laying hingga 24 inci diameter, crane heavy lift 400 ton, dan dynamic positioning system untuk operasi stabil di perairan dalam. Akuisisi kapal ini sendiri didanai melalui fasilitas kredit dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) senilai US$49 juta (Rp803,35 miliar) dengan tenor 90 bulan, dijamin oleh tagihan kontrak sewa dan aset kapal itu sendiri.

Indikator KontrakDetail
Nilai TotalRp4,3 triliun (US$260 juta)
Tarif HarianUS$90.000
Jangka Waktu8 tahun
Jenis KapalPipe Laying & Lifting Vessel (Hai Long 106)
SistemTime Charter

CBRE, yang didirikan pada 2016, fokus pada transportasi kapal tunda dan tongkang untuk rute domestik-internasional, serta layanan time charter dan manajemen kapal. Langkah akuisisi Hai Long 106 senilai US$100 juta (Rp1,61 triliun) pada akhir Oktober 2025 merupakan bagian dari strategi agresif untuk diversifikasi ke segmen offshore support, di tengah pemulihan sektor migas pasca-pandemi.

Gunanusa, sebagai kontraktor EPCIC nasional, saat ini menangani proyek Hidayah Phase I bersama PT Hafar Daya Konstruksi (Hafar)—anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Rumor keterlibatan CBRE di Blok Hidayah kini terjawab, di mana kapal Hai Long 106 berpotensi dikerahkan untuk mendukung aktivitas pemasangan pipa dan instalasi platform di wilayah kerja Petronas. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk tingkatkan produksi migas domestik hingga 1 juta barel per hari pada 2030.

“Perolehan kontrak ini merupakan implementasi strategi jangka panjang Perseroan untuk meningkatkan penciptaan nilai dan memperkuat posisi di sektor jasa pendukung migas nasional,” ujar Amanda Octania dalam keterbukaan informasi BEI.

Pengumuman kontrak ini memicu euforia di pasar, dengan saham CBRE melonjak 15% menjadi Rp150 per saham pada perdagangan 6 November 2025, volume transaksi tembus Rp50 miliar. Analis Indo Premier Sekuritas merevisi target harga menjadi Rp200 (upside 33%), dengan rekomendasi BUY, didorong kontribusi pendapatan stabil dari kontrak jangka panjang.

Dengan kapitalisasi pasar Rp300 miliar dan proyeksi laba bersih 2025 Rp100 miliar (naik 50% YoY), CBRE dipandang sebagai play menarik di sektor energi. Namun, risiko seperti fluktuasi harga minyak dan regulasi maritim perlu diwaspadai.

Kontrak ini bukan hanya tambahan revenue, tapi sinyal CBRE siap jadi pemain utama di offshore migas Indonesia—di era transisi energi yang kian kompetitif.

DISCLAIMER : Artikel ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi CBRE dan data BEI per 6 November 2025. Pendapat di atas bukan rekomendasi investasi; konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional.



💬 Diskusi & Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *

Masuk ke Akun

Belum punya akun? Daftar sekarang