⚖️ Sentimen Pasar: Netral

Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN: Krakatau Steel Balikkan Kerugian Jadi Laba, Garuda Indonesia Catat Kerugian Meningkat

November 2, 2025  •  mahmud yunus

Jakarta, Sahambagus.co.id-Performa keuangan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor industri dan penerbangan menunjukkan dinamika yang cukup berbeda pada kuartal III tahun 2025. PT Krakatau Steel (KRAS), perusahaan baja nasional, berhasil membalikkan kondisi keuangannya dari kerugian menjadi laba bersih sebesar USD 22,17 juta hingga akhir September 2025. Sementara itu, PT Garuda Indonesia (GIAA) mengalami peningkatan kerugian bersih sebesar 39,10% secara tahunan (YoY) menjadi USD 182,53 juta.

Kinerja positif PT Krakatau Steel didukung oleh peningkatan pendapatan usaha sebesar 7,39% YoY. Kenaikan ini menunjukkan adanya pemulihan dari tantangan yang sempat melanda industri baja nasional dan global. Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim, mengonfirmasi bahwa keberhasilan ini juga dipengaruhi oleh efisiensi operasional dan peningkatan produktivitas di berbagai lini produksi.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk langkah restrukturisasi dan optimalisasi biaya, yang membantu kami mencapai laba bersih hingga kuartal III/2025,” ujar Silmy dalam konferensi pers Rabu (30/10). Upaya restrukturisasi utang dan perbaikan struktur modal juga menjadi faktor kunci dalam memperbaiki posisi keuangan perusahaan.

Di sisi lain, PT Garuda Indonesia mencatat kerugian bersih yang meningkat sebesar 39,10% YoY menjadi USD 182,53 juta. Penurunan pendapatan usaha sebesar 6,7% YoY turut memperberat kondisi keuangan maskapai pelat merah ini, yang tengah berjuang melewati masa sulit akibat penurunan trafik penumpang dan tekanan biaya operasional.

Gubernur Direktur Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyampaikan bahwa perusahaan tengah menjalankan proses restrukturisasi utang dan mencari solusi pendanaan baru. Saat ini, Garuda fokus pada konversi *shareholder loan* menjadi ekuitas dan mendapatkan persetujuan restrukturisasi utang dari bank-bank mitra.

Upaya Restrukturisasi dan Bantuan Modal

Kedua BUMN ini tengah mengupayakan berbagai langkah untuk memperkuat posisi keuangan mereka. PT Krakatau Steel mendapatkan persetujuan restrukturisasi utang dari beberapa bank besar, sementara PT Garuda Indonesia mengupayakan tambahan modal melalui konversi utang dan potensi suntikan dana dari pemerintah maupun investor swasta.

Langkah-langkah restrukturisasi ini menjadi kunci agar kedua perusahaan mampu bertahan dan kembali menunjukkan performa yang lebih baik di masa mendatang. Diharapkan, dengan berbagai upaya tersebut, Krakatau Steel dapat mempertahankan momentum positif dan Garuda Indonesia mampu memperbaiki posisi keuangannya untuk menyambut masa depan yang lebih stabil.



💬 Diskusi & Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *

Masuk ke Akun

Belum punya akun? Daftar sekarang