⚖️ Sentimen Pasar: Netral

Rukun Raharja (RAJA) Caplok 3 Perusahaan Sekaligus, Perkuat Cengkeraman di Sektor Energi

Oktober 23, 2025  •  mahmud yunus

Jakarta, Sahambagus.co.id-PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), emiten energi yang dikenal agresif dalam ekspansi bisnisnya, kembali membuat gebrakan besar di penghujung tahun 2025. Melalui anak usahanya, RAJA resmi mengumumkan rencana akuisisi terhadap tiga perusahaan sekaligus yang bergerak di sektor perdagangan gas dan pelayaran. Demi memaksimakan portfolio perusahaan, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), kembali melakukan langkah strategis dengan akuisisi perusahaan gas di Banten.

Langkah ini telah terealisasi dengan adanya penandatanganan perjanjian jual beli saham dengan perusahaan perdagangan gas yang beroperasi di wilayah Banten. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperkuat rantai pasok gas nasional dan memperluas penetrasi pasar RAJA di wilayah barat Indonesia.

Selain itu, RAJA juga tengah menjalani proses due diligence untuk mengakuisisi dua perusahaan pelayaran yang memiliki aset operasional berupa kapal LNG carrier. Kedua perusahaan ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung distribusi energi berbasis gas alam cair (LNG) di Indonesia.

Tak berhenti di situ, RAJA juga memfinalisasi proyek terminal LNG di Banten dan fasilitas LNG plant di Kalimantan. Di Sulawesi Selatan, RAJA memulai operasi fasilitas compressor yang akan mendukung efisiensi distribusi gas di kawasan timur Indonesia.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari sembilan proyek strategis yang telah dipaparkan RAJA dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia. Manajemen RAJA optimis bahwa akuisisi dan ekspansi ini akan mendorong pertumbuhan laba bersih hingga 20,27% secara tahunan, mencapai US$35 juta pada akhir 2025.

RAJA merupakan perusahaan milik Happy Hapsoro, suami dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Di bawah kepemimpinannya, RAJA terus menunjukkan manuver agresif dalam memperkuat posisi di sektor energi nasional

Dengan akuisisi tiga perusahaan sekaligus, RAJA menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem energi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa sektor energi Indonesia tengah memasuki babak baru yang lebih kompetitif dan dinamis.



💬 Diskusi & Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *

Masuk ke Akun

Belum punya akun? Daftar sekarang