Surge (WIFI) Gandeng OREX SAI Inc: Kerja Sama US$200 Juta Bawa Teknologi Open RAN 5G FWA ke 40 Juta Rumah Tangga Indonesia
Jakarta, SAHAMBAGUS.CO.ID – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten infrastruktur digital terafiliasi Hashim Djojohadikusumo yang dikenal dengan brand Surge, resmi menggandeng OREX SAI Inc dalam kemitraan strategis bernilai US$200 juta atau setara Rp3,34 triliun (asumsi kurs Rp16.707 per USD). Kerja sama ini bertujuan menghadirkan teknologi infrastruktur telekomunikasi canggih berbasis Open RAN 5G Fixed Wireless Access (FWA) ke Indonesia, menargetkan pemerataan akses internet terjangkau bagi 40 juta rumah tangga yang selama ini kurang terlayani.
Orex SAI Inc, perusahaan patungan antara NTT Docomo Inc (Jepang) dan NEC Corporation, akan mengekspor solusi teknologi Open RAN mereka melalui kesepakatan multi-tahun dengan Surge. Pengumuman ini, yang awalnya dirilis pada Januari 2025 melalui Nota Kesepahaman (MOU), kini memasuki tahap implementasi lanjutan dengan uji coba lapangan di paruh kedua tahun ini. Langkah ini memperkuat posisi Surge sebagai pionir transformasi digital di Indonesia, sejalan dengan visi Hashim Djojohadikusumo untuk membangun ekosistem konektivitas nasional.
Kolaborasi ini difokuskan pada program SURGE-OREX SAI Affordable Internet Disruptive Program, yang mengintegrasikan infrastruktur lokal Surge dengan inovasi global OREX SAI. Surge bertanggung jawab atas penyediaan layanan internet terjangkau beserta infrastruktur pendukung seperti tiang, stasiun bangunan, dan jaringan serat optik. Sementara itu, OREX SAI menyediakan paket solusi Open RAN-based 5G FWA yang hemat biaya, skalabel, dan berperforma tinggi.
Teknologi Open RAN memungkinkan jaringan 5G yang fleksibel dan interoperabel, mengurangi ketergantungan pada vendor tunggal sambil menekan biaya hingga 30-40%. Ini krusial mengingat 93 juta rumah tangga Indonesia masih kesulitan akses internet andal dan murah.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI atau Surge), terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo melalui entitas investasi keluarga, adalah pemain utama di sektor digital Indonesia. Didirikan untuk mendukung transformasi digital, Surge menawarkan model bisnis terintegrasi mencakup konektivitas (jaringan serat optik dan broadband), pemenuhan kebutuhan sehari-hari, serta hiburan media melalui anak usaha seperti layanan periklanan dan produk digital. Pada Oktober 2025, perusahaan menambah tiga lini bisnis baru: perdagangan besar perangkat telekomunikasi, aktivitas telekomunikasi tanpa kabel (fokus FWA di 1.4 GHz untuk Jawa, Maluku, Papua), dan penyewaan aset jaringan dengan target 585.000 unit hingga 2030.
OREX SAI Inc, patungan NTT Docomo dan NEC sejak 2023, spesialisasi dalam solusi Open RAN untuk ekspansi global. Perusahaan ini bertugas memverifikasi sistem dan sourcing lokal untuk operator telekom di luar Jepang, memastikan jaringan mobile yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
“Dengan menggabungkan keahlian lokal Surge dalam infrastruktur dan inovasi teknologi OREX SAI, kami bertujuan menciptakan solusi terjangkau dan terukur untuk menjembatani kesenjangan digital di Indonesia,” ujar Yune Marketatmo, Direktur Utama Surge. Sementara Hiroshi Kobayashi, Presiden dan CEO OREX SAI, menambahkan: “Kami bangga bermitra dengan Surge dalam inisiatif penting ini.”
Kerja sama ini selaras dengan target pemerintah capai 70% penetrasi broadband rumah tangga pada 2025 melalui Rencana Strategis Konektivitas Nasional. Dengan nilai US$200 juta, proyek ini berpotensi ciptakan ribuan lapangan kerja di sektor ICT dan dorong PDB digital Indonesia naik 10% tahunan.
Di pasar modal, saham WIFI melonjak 12% pasca-pengumuman MOU Januari 2025, dan kini berada di Rp450 per saham (naik 25% YTD). Analis Indo Premier Sekuritas merevisi target harga menjadi Rp600, dengan rekomendasi BUY, melihat potensi revenue tambahan Rp1 triliun dari FWA pada 2026. Investor Hashim juga aktif, dengan kedatangan pemodal baru yang memperkuat struktur modal Surge.
Tantangan seperti regulasi spektrum dan infrastruktur rural tetap ada, tapi kemitraan ini jadi momentum bagi Surge untuk dominasi pasar FWA. Di era 5G, Indonesia tak lagi tertinggal—Surge dan OREX SAI hadirkan jembatan digital untuk 40 juta mimpi terhubung.
DISCLAIMER ON : Artikel ini disusun berdasarkan siaran pers resmi Surge dan OREX SAI, serta data BEI per 7 November 2025. Pendapat di atas bukan rekomendasi investasi; konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional.





💬 Diskusi & Komentar