⚖️ Sentimen Pasar: Netral

Tanda-Tanda Pemulihan Pasar Saham Indonesia: Macquarie Catat Investor Asing Kembali Beli Bersih di Oktober 2025

November 7, 2025  •  mahmud yunus

Jakarta, Sahambagus.co.id-Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan sinyal positif setelah periode volatilitas yang panjang. Dalam laporan riset terbarunya, Macquarie Capital menilai bahwa IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) kini memasuki fase pembalikan arah, didorong oleh arus masuk dana asing yang signifikan. Analis pasar modal Macquarie, Ari Tjahja, menyebut momentum ini sebagai “titik balik penting” bagi pasar domestik pasca-tekanan likuiditas global.

Laporan Macquarie menyoroti pergeseran dramatis dalam perilaku investor asing. Pada Oktober 2025, mereka mencatatkan posisi sebagai pembeli bersih (net buyer) senilai US$782 juta, berbalik dari status penjual bersih (net seller) sebesar US$234 juta di September sebelumnya.

Perubahan ini tidak hanya menghentikan tren outflow, tetapi juga menyusutkan total arus keluar dana asing sepanjang tahun (year-to-date/YTD) menjadi sekitar US$2,5 miliar.

Periode September 2025, net seller mencapai kurang dari  234 juta  US Dolar, pada Oktober 2025, net buyer  mencapai lebih dari  782 juta  US Dolar, dan YTD 2025 mencapai total outflow kurang dari 2.500 juta US Dollar.

Data ini menandakan kepercayaan yang mulai pulih di kalangan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia, di tengah pemulihan pasca-pandemi dan stabilitas politik yang lebih baik.

Menurut Ari Tjahja, analis senior Macquarie yang dikenal dengan analisis mendalamnya terhadap pasar Asia Tenggara, momentum ini dipicu oleh beberapa elemen kunci, pertama pelonggaran Likuiditas Global, penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS dan bank sentral lainnya membuka ruang bagi alokasi dana ke emerging markets seperti Indonesia.

Valuasi yang  menarik, karena saham-saham blue chip di sektor perbankan dan konsumer dinilai undervalued, dengan rasio price-to-earnings (P/E) IHSG berada di level terendah dalam dua tahun.

Ketiga, dukungan pemerintah, erat kaitannya dengan kebijakan fiskal yang lebih akomodatif, termasuk insentif pajak untuk investor asing, turut mendorong inflow.

Keempat, resiliensi ekonomi domestic, dengan pertumbuhan PDB triwulan III 2025 yang mencapai 5,2% YoY memperkuat narasi positif.

“Setelah bulan-bulan penuh tekanan dari ketidakpastian geopolitik dan kenaikan yield obligasi global, Oktober menjadi katalisator. Ini bukan sekadar rebound sementara, melainkan fondasi untuk rally berkelanjutan,” kata Tjahja dalam wawancara dengan tim riset Macquarie.

Bagi pelaku pasar domestik, sinyal ini membuka peluang baru. Dengan inflow asing yang kuat, IHSG berpotensi menembus level 7.500 poin pada November mendatang, setelah ditutup di 7.200 poin akhir Oktober. Namun, analis Macquarie memperingatkan agar investor tetap waspada terhadap risiko eksternal seperti fluktuasi harga komoditas dan tensi perdagangan global.

Investor ritel disarankan fokus pada saham-saham defensif seperti bank besar (BBCA, BMRI) dan emiten konsumer (UNVR, INDF), yang cenderung lebih tahan banting. “Diversifikasi tetap kunci, tapi jangan lewatkan momentum ini untuk akumulasi,” tambah Tjahja.

Macquarie memproyeksikan bahwa tren net buying ini akan berlanjut hingga akhir 2025, dengan estimasi inflow tambahan hingga US$1 miliar di kuartal IV. Jika terealisasi, ini bisa mendorong kinerja IHSG naik 10-15% dari level saat ini. Meski demikian, pemantauan ketat terhadap data inflasi AS dan kebijakan BI (Bank Indonesia) tetap esensial.

Pasar saham Indonesia, yang kini menarik lebih dari 8 juta investor aktif, siap menyambut babak baru pertumbuhan. Apakah ini awal dari bull market baru? Hanya waktu yang akan menjawab, tapi sinyal dari Macquarie jelas: Saatnya optimis.

NORE : Artikel ini disusun berdasarkan laporan riset Macquarie Capital per 5 November 2025 dan data BEI (Bursa Efek Indonesia). Pendapat di atas bukan merupakan rekomendasi investasi; konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional.*



💬 Diskusi & Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *

Masuk ke Akun

Belum punya akun? Daftar sekarang