Bisnis.com, JAKARTA — Sederet emiten BUMN telah mengumumkan kinerja laba per kuartal III/2025 dengan hasil di bawah estimasi investor. Meski begitu, indeks saham-saham emiten pelat merah atau IDX BUMN 20 masih kokoh di zona hijau. Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Kamis (6/11/2025), sejumlah emiten bank BUMN mencatatkan kinerja laba yang susut per kuartal III/2025. Laba bersih PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) misalnya susut 10,22% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp41,37 triliun per kuartal III/2025. Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) mencatatkan laba bersih senilai Rp41,23 triliun, turun 9,10% YoY. Selain itu, laba PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) tercatat turun 7,32% YoY menjadi Rp15,23 triliun per kuartal III/2025. Di sektor lainnya, PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih 10,69% YoY menjadi Rp15,78 triliun per kuartal III/2025. Emiten batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,39 triliun sampai akhir kuartal III/2025, juga tergerus 56,85% YoY.
\PT Timah Tbk. (TINS) juga mencatatkan penurunan laba bersih 33,71% YoY menjadi Rp602,42 miliar per kuartal III/2025. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) mencatat penurunan laba 9,68% YoY menjadi US$237,89 juta. Kemudian, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) telah meraup laba bersih US$104,27 juta, turun 22,17% YoY. PT Elnusa Tbk. (ELSA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp526,56 miliar pada kuartal III/2025, juga menurun 4,48% YoY.