JAKARTA, Investor.id – Sejumlah broker menyerukan investor mengakumulasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang telah turun 15% dalam tiga bulan dan 30% dalam setahun terakhir. Target harga dan potensi cuan saham BBCA menggiurkan.
Berdasarkan catatan CLSA, penurunan saham BBCA membuat valuasi premiumnya terhadap para pesaing, yakni BBRI dan BMRI menurun. Padahal, hanya ada sedikit perubahan dari sisi fundamental.
Dalam pandangan CLSA, BBCA tetap bank besar dengan tingkat pengembalian aset dan aset tinggi secara berkelanjutan. Modal kuat perseroan bisa menopang pertumbuhan BBCA ke depan.
“Akan tetapi, kami menurunkan proyeksi laba bersih BBCA pada 2025, 2026, dan 2027 sebesar 1,8%, 0,8%, dan 1,4%, karena perseroan kini menerapkan pendekatan provisi yang proaktif,” tulis CLSA, yang dikutip pada Selasa (11/11/2025).